Rabu, 04 November 2009




Di bawah pohon nan rindang

Aku duduk sendiri dan termenung

Mengagumi akan senyum manismu

Dengan nyanyian burung sebagai pengiring menuju khayalku

 

Kaulah yang terindah di hidupku

Kau hiasi hariku dengan senyum manismu

Kau sirami keringnya hatiku

Dengan aliran cintamu

 

Dalam warna kita sama

Dalam rasa kita serupa

Dalam suka kita seiya

Dan dalam duka kita sejiwa

 

Dalam hati kecilku sempat berandai

Andai ku menjadi permaisuri hatimu

Betapa bahagianya aku

Jalani hariku bersamamu

 

Tapi tak sempat ku berkhayal lebih jauh

Ku teringat akan sesuatu

Kau adalah sahabatku

Yang telah mempunyai permaisuri di hatimu

 

Kusadari tak sepantasnya rasa ini

Kutujukan untuk dirimu

Sahabat maafkan aku

Karena aku mencintaimu

Dia


awalNya dia baGaikan maLaikat

yang mEmbawaku kesUrga

surga diMana disaNa ada ciNta, kasih saYang

dan sMua rasa yaNg lebih iNdah dari sMua itu

tapi saat ku tau sMua kata-kaTanya adaLah paLsu

seKetiKa dia bErubah Menjadi sEseoRang

yaNg meNgantarku keNeraka

diMana disana ada rasa saKit, kecewa

dan sMua rasa yang lebih buRuk dari sMua itu

SABAR...!!!

haNya ituLah yang bisa kuLakukan

karNa aKu yaKin dan percaya

Tuhan aKan meNgirimkan maLaikat seJati dihidupKu

yang aKan mEngantarkanKu keSurga dari segala surga

dan aKu pErcaya sesuatu aKan inDah pada waKtunya