
Di bawah pohon nan rindang
Aku duduk sendiri dan termenung
Mengagumi akan senyum manismu
Dengan nyanyian burung sebagai pengiring menuju khayalku
Kaulah yang terindah di hidupku
Kau hiasi hariku dengan senyum manismu
Kau sirami keringnya hatiku
Dengan aliran cintamu
Dalam warna kita sama
Dalam rasa kita serupa
Dalam suka kita seiya
Dan dalam duka kita sejiwa
Dalam hati kecilku sempat berandai
Andai ku menjadi permaisuri hatimu
Betapa bahagianya aku
Jalani hariku bersamamu
Tapi tak sempat ku berkhayal lebih jauh
Ku teringat akan sesuatu
Kau adalah sahabatku
Yang telah mempunyai permaisuri di hatimu
Kusadari tak sepantasnya rasa ini
Kutujukan untuk dirimu
Sahabat maafkan aku
Karena aku mencintaimu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar